the cemented minds

constellation of fuzzes, tones and words

Sabtu, 12 Februari 2011

Lincensed to Vinyl, Oh My...

›
Dahulu saya pernah berjanji, tak akan menyentuh dunia vinyl atau plat hitam, dan tetap berkutat pada koleksi CD musik saja. Alasannya, yah s...
2 komentar:
Jumat, 31 Desember 2010

Leaving a Memories

›
Hidup selalu ada awal dan akhir. Tergantung bagaimana mengawali dan mengakhirinya dengan caranya sendiri. Apakah itu manis, pahit, atau ham...
Senin, 25 Oktober 2010

a Poem for The Slightest

›
Between noises and delays, it's your texture Stand still, blanketed in darkness allure Silenced and shadowed, consumed and mesmerized Th...
Sabtu, 09 Oktober 2010

Furious October on Smashing Pumpkins and Lightning Seeds

›
Bulan Oktober 2010 seharusnya menjadi bulan terindah bagi saya. Bayangkan dua band legendaris yang saya begitu idam-idamkan sejak lama, yakn...
2 komentar:
Senin, 04 Oktober 2010

The King On Writing

›
...and everyone can have a self esteem to write on a blank paper. Serius, i'm not joking around, siapapun yang membaca buku berjudul On ...
Senin, 06 September 2010

I Fell in Love With Gemma Hayes

›
Gemma Hayes.. Nama itu bener-bener bikin saya tak keruan akhir-akhir ini. Gara-gara melihat set akustiknya dengan Kevin Shields di Youtube, ...
Jumat, 27 Agustus 2010

Lost in Bali: Along Ngurah Rai Till Karangasem (Part 1)

›
The fantastic of Being lost in Bali, oh, what a line. Tersesat di sebuah dunia begitu asing dan mistis, tanpa peta untuk memandu arah, ap...
2 komentar:
›
Beranda
Lihat versi web

Mengenai Saya

Foto saya
Peter A. Walandouw
sehari-hari mencari nafkah sebagai salah satu editor di Mizan Publishing House, lalu di waktu senggang menjadi satria bergitar bersama teman-temannya, dan kini sedang belajar memaknai dan mengenal literatur dengan semestinya.
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.